Jumat, 08 Februari 2013

Dasar Pemikiran Ayobai

Tanggal 17 Agustus adalah tanggal yang sakral bagi kita Bangsa Indonesia karena mampu memerdekakan diri dari belenggu penjajahan. Tokoh Proklamator kita Soekarno Hatta dengan gagah berani memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia tepat pada hari Jum'at 17 Agustus 1945/ 8 Ramadhan 1364 H. Dan seakan mengulangi sejarah dan menjadikan HUT RI ke 67 ini semakin sakral bahwa pada tanggal 17 Agustus tahun 2012 ini juga jatuh pada hari Jum'at dan Bulan Ramadhan yaitu 28 ramadhan 1433 H.
Mengambil momen di hari yang Sakral ini situs ayobai juga diresmikan sebagai situs untuk menggelorakan semangat AYO BAngkit Indonesia melalui dunia maya atau jejaring sosial dengan memperbaiki karakter bangsa melalui internet yang baik dan sehat. Tulisan, posting, komentar kita di internet/jejaring adalah do'a bagi kita sendiri dan cerminan bagaimana sifat dan prilaku kita sehari-hari. Untuk itu ayobai mengenalkan 3(tiga) kata untuk mengawali sebuah sejarah yaitu RASA, PIKIR dan TULIS. Hal ini dilakukan dengan harapan kita pengguna Internet dapat menjadi pribadi yang sehat dalam ber internet sekaligus mempengaruhi kepribadian secara nyata di kehidupan sehari-hari.
Gerakan Ayo bangkit Indonesia mengambil awal pergerakan melalui dunia maya atau jejaring sosial mengingat internet atau jejaring sosial bukan hanya sekedar hobi atau keisengan. jejaring sosial sudah menjadi kebutuhan hidup bahkan sudah menjadi sumber kehidupan bagi banyak kalangan. Tidak sedikit teman-teman yang berhasil, sukses dan tenar karena internet, boleh kita sebut nama dari kalangan artis yaitu Norman Kamaru, Ayu Tingting dan banyak lagi dan bahkan banyak diantara kita yang sumber kehidupannya dari internet/jejaring sosial. Untuk itu internet ataupun jejaring sosial merupakan potensi yang cukup besar untuk merubah karakter Bangsa secara lebih cepat. Untuk itulah mari kita jadikan ayobai sebagai GERBANG awal kebangkitan Bangsa Indonesia (@nuralim).
Kenapa Harus Muncul ayobai? mungkin ini pertanyaan yang muncul dalam benak kita. Keberadaan internet/jejaring sosial yang saat ini berkembang pesat, seharusnya mampu memberikan kontribusi dalam perbaikan negeri ini, mengingat internet yang mampu menembus ruang dan waktu sehingga memudahkan kita saling berkomunikasi dengan saudara-saudara kita dari Sabang hingga Merauke. Namun ternyata di dunia maya ini juga tidak jauh berbeda, kecurangan seakan menjadi identitas internet. Luas tak Berbatas, Jauh tak Berujung ternyata hanya sebatas impian di dunia Online Indonesia. Media Jejaring Sosial kebanyakan saat ini justeru semakin mempertegas perbedaan, masyarakat semakin terkotak-kotak dalam wujud kedaerahan, kesukuan dan bahkan dalam GRUP yang lebih kecil lagi seperti marga dan dan lain sebagainya, dan mungkin tak hebatnya adalah kebaradaan jejaring sosial saat ini adalah semakin mempertebal egoisme dan individuliasme. Walaupun kita tidak menampik banyak kegiatan sosial, solidaritas kemanusian yang muncul dan terbangun karena jejaring sosial seperti koin prita. Namun hal ini tidak sebanding dengan kerusakan mental anak bangsa yang diakibatkannya. Jejaring sosial lebih ditempatkan sebagai tempat keluh kesah, unjuk gigi, saling mengejek satu sama lain, bahkan jadi awal tempat perpecahan antar sesama anak bangsa. Jika ini tidak menjadi perhatian kita bukan tidak mungkin, keberadaan internet saat ini malah jadi pemicu NKRI akan pecah bakal terjadi. Bahkan banyak Prediksi INDONESIA Bakal PECAH TAHUN 2015 (coba search di internet hampir 1 juta Kata tentang INDONESIA PECAH TAHUN 2015) dan KITA mungkin tidak berani membayangkan seperti apa jadinya Negara ini. Kita tidak membahas benar atau tidak kajian ini, namun kita sendiri bisa menilai seperti apa keadaan negeri ini dan lebih baik mencegah daripada mengobati.
Hal inilah yang menjadikan salah satu dasar mengapa ayobai dibentuk sebagai media jejaring sosial yang bertujuan memperat tali silahturahmi antar sesama anak Bangsa Indonesia dengan mengusung format pertemanan ber WAwasan Nasional tanpa meninggalkan hakekat Pertemanan Sejati. Ayobai juga mencoba mengisi kekurangan muatan Pancasila dengan Bhineka Tunggal Ika sebagai dasar negara di bangku sekolah ataupun perkuliahan sudah jauh berkurang sejak zaman reformasi. ini tentu mengkhawatirkan bagi generasi muda saat ini dimana tumbuh kembang diantara semakin menguatnya jejaring sosial, namun filter pribadi di generasi muda sangat kurang dari diri sendiri, pihak keluarga ataupun lingkungan termasuk lembag pendidikan sekolah.
Melalui ayobai kita perbanyak masyarakat Indonesia yang lebih :
  1. sadar akan tanggung jawab pribadi terhadap bangsa dan negeri karena saat ini kerusakan negeri seringkali lebih dianggap karena kesalahan pemimpin ataupun pemerintah padahal kerusakan negeri ini karena andil kita semua sesuai kadar kita masing-masing.
  2. berani menegur teman yang lain jika ada salah, karena saat ini orang menegur, ataupun menengahi yang malah seringkali ditertawakan.
  3. peduli dengan sesama, karena saat ini yang menolong malah seringkali menjadi korban.
  4. berjiwa nasionalis, karena saat ini nasionalis malah seringkali hanya menjadi pemanis bibir.
Maka untuk itu AYOBAI hadir sebagai solusi permasalahan Bangsa Indonesia melalui gerakan perbaikan bangsa online dengan kekuatan organisasi masyarakat yang dikelola secara bisnis dengan prinsip pemerintahan yang baik dengan mengabungkan Teori Organisasi, Hukum Pareto, dan Stakeholder Negara. Dimana Konsep ini juga dapat di terapkan di beberapa Negara Lain, namun Kita sebagai Bangsa Indonesia harus bergerak terlebih dahulu untuk Mencegah negeri ini Pecah.
Sumber : Ayobai.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar